KUPANG, DELEGASI.COM – Perusahan Daerah Air Minum (PDAM ) Sikka yang kini akan berubah status kelembagaannya menjadi Perusahan Umum Daeah Air Minum (Perumda) Wair Pu’an diharapkan mampu bekerja secara profesional.
Demikian harapan Tim Pansus DPRD Sikka yang ditemui di Kupang, saat asistensi Ranperda Tentang Penyesuaian bentuk PDAM menjadi Perumda di Kanwil Hukum dan HAM NTT, Selasa(11/8/2020).
Tim Pansus Sikka berharap dengan peningkatan status ini dapat menjadikan perusahaan tersebut dapat meningkatkan kinerja yang berdampak positif kepada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
“Kita berharap dengan berubah status, dapat memberi manfaat bagi perkembangan perekonomian daerah,” kata Ketua Pansus Ranperda, Fabianus Toa.
Menurut Fabi Toa, dengan peningkatan status kelembagaan PDAM Sikka menjadi Perumda Air, diharapkan manajemennya bisa lebih profesional, pelayanannya menjadi lebih baik, serta kinerjanya lebih meningkat.
“Dari semuanya diharapkan berdampak pada peningkatan PAD Kabupaten Sikka,” katanya.
Peningkatan status kelembagaan PDAM Sikka menjadi Perumda Wair Pu’an Sikka menurut dia, ada kriterianya, antara lain, asetnya sudah meningkat signifikan, penyertaan modalnya juga sudah banyak, serta pelayanannya sudah semakin luas.
Harapan yang sama disampaikan anggota Pansusu Ranperda, Wenseslaus Wege dari Partai Hanura.
Wens Wege berharap kehadiran Perumda Wair Pu’an mampu memberikan pelayanan bermutu untuk pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat Sikka.
“Memenuhi kebutuhan air bersih itu adalah syarat penting bagi kesehaan. Kami berharap perubahan status ini nanti, jajaran direksi mmampu menjawab tuntutan itu,” kata Wens.
Sementara itu, Direktur PDAM Sikka, Fansiskus Laka yang turut hadir bersama Pansus DPRD Sikka saat itu mengatakan ketika status Perusahan Daerah (PD) menjadi Perumda, maka ada peluang Perumda akan membentuk anak perusahan yang berorientas bisnis. Hal ini tertuang dalam draf di Ranperda yang sementara sedang diasistensi.
Menjawab, harapan dan saran tim Pansus Ranperda, menurut Fransiskus Laka, pihaknya akan akan melakukan berbagai langkah strategis untuk memaksimalkan pelayanan untuk kebuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat dan juga aspek penting lainya yaitu meningkatkan PAD.
“Soal harapan agar Perumda Wair Pu’an dapat meningkatkan kinerja dan meningkatkan PAD, mari kita awasi bersama,” katanya.
//delegasi (Gerwis)
KEFAMENANU.- Pencarian korban kapal/lampara tenggelam hari pertama, Kamis (27/3/2025) baru berhasil menemukan tiga korban. Ketiga…
KUPANG - Bayi berjenis kelamin perempuan dalam sebuah kardus bekas di dekat tempat cuci piring pada…
KUPANG - The National Institute for Combating of HIV-AIDS (Incsida,IP) Timor Leste bersama Komisi Penanggulangan…
KUPANG- Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma menghadiri buka puasa bersama anak-anak Panti Asuhan Attin yang…
KEFAMENANU - Mantan bupati Timor Tengah Utara (TTU), Raymundus Fernandez ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.…
KEFAMENANU - Dua pria korban tenggelam bersama mantan bupati Timor Tengah Utara (TTU) masih dalam proses…